PANGANDARAN - Dalam upaya memupuk sinergi dan menjaga ketenangan di wilayah binaannya, Koptu Saepuloh, seorang Babinsa dari Koramil 2502/Cijulang Kodim 0625/Pangandaran, turut serta dalam sebuah musyawarah desa yang penuh makna. Acara ini diselenggarakan di Dusun Balengbeng RT 02 RW 01, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Pertemuan strategis ini menjadi wadah berharga untuk menggali berbagai isu yang dihadapi masyarakat serta memantau perkembangan terkini di lingkungan sekitar. Lebih dari sekadar forum diskusi, musyawarah ini adalah jembatan penting untuk mempererat kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Di samping agenda musyawarah, Koptu Saepuloh juga mengalokasikan waktu untuk memberikan pembinaan kepada para Mitra Karib. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembinaan teritorial yang bertujuan memberdayakan jaringan informasi di lapangan. Diharapkan, para Mitra Karib ini dapat menjadi mata dan telinga yang responsif, mampu melaporkan setiap perkembangan situasi di wilayah binaan dengan cepat, tepat, dan akurat.
“Keberadaan mereka (Mitra Karib) sangat krusial dalam mendukung tugas kami sebagai Babinsa di garis depan, ” ujar Koptu Saepuloh. “Terutama dalam hal deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi masalah yang bisa mengancam stabilitas keamanan wilayah.”
Melalui jalinan komunikasi sosial dan program pembinaan yang konsisten, harapan besar tertanam agar hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat semakin mengakar kuat. Ini tentang mewujudkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana setiap dinamika di wilayah dapat diantisipasi dan diatasi bersama. Tujuannya sederhana namun vital: menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan senantiasa kondusif bagi seluruh warganya.

Pangandaran